6
Jun
2017
sbobet - Kalah di Final Liga Champions, Juventus Disebut Kekurangan Pemain Berkarakter
sbobet - Kalah di Final Liga Champions, Juventus Disebut Kekurangan Pemain Berkarakter


Kekalahan Juventus di final Liga Champions dilihat sebagai sebuah kegagalan mentalitas. Bianconeri disebut hanya bertarung di babak pertama.

Juventus takluk 1-4 saat menghadapi Real Madrid di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) kemarin. Sempat memberikan perlawanan ketat di babak pertama yang berakhir 1-1, Juventus lantas kehilangan momentum dan kebobolan tiga gol di babak kedua.

Eks gelandang Juventus Angelo Di Livio menilai skuat Massimiliano Allegri kekurangan pemain yang punya karakter kuat, yang bisa mengatasi tekanan dan menginspirasi tim. Alih-alih menunjukkan ketangguhan, para pemain seperti Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, atau Miralem Pjanic justru semacam menghilang.

Perlawanan yang sempat diberikan selama 45 menit pun berangsur hilang di babak kedua. Mental Juventus kolaps di titik ini, sebut pria yang menjadi bagian dari skuat Juventus kala terakhir kali juara Liga Champions di 1996 ini.

"Untuk bermain di level tertentu, Anda perlu para pemain top dan saya rasa Bianconeri masih kurang sejumlah pemain yang punya kepribadian, yang bisa memberikan tim sebuah lompatan dalam kualitas," kata Di Livio kepada Il Mattino.

"Antara babak pertama dan kedua, ada yang kolaps. Aspek mental itu penting dan Juve sudah menghabiskan semua energi mereka di 45 menit pertama."

"Lalu mereka menghilang. Mereka gagal di momen paling penting di babak kedua. Aspek fisik juga aspek mental, bencana untuk Juve," imbuhnya dikutip Soccerway. 

Kembali
Games

Contact

26252BBC
+85517338791
+85517338791 (Via Call) 24 jam
alexisbet.service1
alexisbet.service2
alexisbet.cs
Berita

Casino Sbobet - Barca Konfirmasikan Suarez Akan Absen Satu Bulan
18 August 2017
Casino Sbobet - Liverpool Pinjamkan Ojo ke Fulham
17 August 2017
Casino Sbobet - Pakar: Liverpool Seharusnya Jual Coutinho, lalu Beli Costa dan Van Dijk
16 August 2017
Bank

BCA
Mandiri
BNI
BRI